Langsung ke konten utama

UFO Buatan Amerika



UFO Buatan Amerika

UFO (unidentified flying object) yang selama ini diklaim sebagai benda angkasa yang berasal dari luar bumi sebenarnya telah berhasil diciptakan oleh manusia. Robert Scott Lazar (Bob) mengklaim bahwa dia pernah bekerja sebagai psikis dari tahun 1988 hingga 1989 di sebuah area yang bernama S-4 (Sector Four), berlokasikan di dekat Groom Lake, Nevada, di dekat Area 51. berdasarkan pernyataan Lazar, S-4 merupakan markas militer rahasia untuk studi akan piring terbang (flying saucers). Lazar berkata bahwa dia melihat 9 piring terbang alien yang berbeda dan dia juga melihat detil dari rancangan gaya pendorongnya.

Dia diperkenalkan untuk bekerja di S-4 oleh Dr. Edward Teller. Tugasnya adalah riset saintifik dari sistem gaya pendorong dari salah satu UFO. Lazar berkata bahwa saat dia pertama kali melihat 9 UFO tersebut, dia berpikir bahwa itu merupakan rahasia besar yang percobaan terbangnya (testflight) dilaporkan sebagai UFO dalam media massa.

Untuk bahan bakarnya, Bob Lazar menjelaskan bahwa UFO menggunakan unsur 115 sebagai bahan bakar nuklirnya. Unsur 115 menyediakan sumber energi untuk menghasilkan anti-gravitasi. Hasilnya merupakan distorsi gravitasi dari medan gravitasi disekelilingnya. Kendaraan yang menghasilkan distorsi ini dapat mengubah hubungannya dengan ruang disekitarnya. Membuatnya dapat memperpendek jarak dengan arah tujuannya

Tenaga Pendorong UFO

Unsur 115 (Ununpentium/ Uup) pertama kali dipublikasikan pada tahun 1980 atas hubungannya dengan Teori Konspirasi UFO. Pada wawancaranya di KLAS-TV (1989), Bob Lazar mengklaim bahwa unsur 115 merupakan isotop yang stabil. Ununpentium digunakan sebagai bahan bakar UFO melalui reaksi nuklir dengan proyektil proton yang menciptakan antiproton. Lalu, semua ini dikumpulkan dan disalurkan menuju ruang anihilasi dimana mereka bereaksi dengan proton-proton untuk membentuk sinar gamma dan banyak energi. Kekuatan yang sangat besar ini digunakan untuk melipatgandakan gelombang kecil Gravitasi-A yang juga dihasilkan oleh reaktor unsur 115 itu sendiri.

Gravitasi-A diketahui bahwa hanya ada diantara partikel-partikel atomik nuklir dan jauh lebih kuat daripada Gravitasi-B yang kita rasakan pada kehidupan sehari-hari. Unsur 115 menjadi luar biasa jika efek Gravitasi-A berkembang melebihi perimeter (batas) dari atom unsur 115 dan dengan teknologi yang canggih dapat diperkuat dan diarahkan melalui distorsi gravitasi untuk menghasilkan gaya pendorong untuk UFO. Dan juga dengan adanya distorsi gravitasi maka ruangan disekitar UFO menjadi tidak bergravitasi. Hal inilah yang membuat UFO dapat melayang.

Lazar menjelaskan bahwa unsur 115 telah absen dari galaksi ini. Dia berkata bahwa mungkin dibagian lain dari alam semesta kaya akan unsur ini. Bob Lazar menjelaskan bahwa stok dari unsur 115 merupakan pemberian dari makhluk luar angkasa untuk dijadikan bahan bakar untuk pesawat luar angkasa manusia. Pada tahun 2004, tim saintis dari Amerika dan Rusia berhasil menciptakan unsur 115 sebagai isotop yang tidak stabil.

Area 51 Dan Bukti Adanya UFO

Nellis Airforce Base (Area 51) di selatan Nevada yang terletak 8 mil (13 km) dari Las Vegas merupakan rumah dari beberapa rahasia besar dan Proyek Hitam Amerika. Proyek rahasia seperti U2, SR71, B2A Bomber, F117A, dll. 

Pada tahun 1994, sebuah UFO terekam oleh sistem radar pelacakan milik pemerintah di sebuah lokasi yang diketahui sebagai Area S30 di Nellis Test Range (Area 51). Rekaman tersebut berhasil diselundupkan oleh salah seoroang pegawai yang bekerja di sana dan dipublikasikan pada acara “SIGHTINGS” dari sebuah stasiun TV. 

Objek ini terlihat aneh untuk beberapa alasan. Ia tidak terlihat seperti sebuah pesawat pada umumnya, ia tidak memiliki sayap dan tidak terdapat tenaga pendorong yang terlihat. Bentuk objek ini tidak dapat ditentukan. Dalam videonya, objek terlihat berubah-ubah dari frame ke frame. Ia terlihat seperti 4 bola dengan bagian yang lebih gelap di tengahnya. Dalam videonya objek terlihat melakukan maneuver-manuver yang tidak dapat dilakukan oleh pesawat-pesawat pada umumnya. 

Sumber : www.anomalies.net/page/area51

Pos populer dari blog ini

Kumpulan Script Pascal

Pada kesempatan ini penulis ingin menuliskan beberapa script Pascal yang penulis buat sendiri. Namun penulis mohon maaf bila terdapat kekurangan pada script-script dibawah ini mengingat penulis sendiri masih belajar dalam pemrograman Pascal. Script-script dibawah ini ditujukan untuk compiler Turbo Pascal For Windows 1.5 dan telah penulis coba sendiri keberhasilannya. Namun bila anda memiliki saran untuk penulisan script-script dibawah ini atau memiliki kritik terhadap script-script ini, anda dapat mengirimkan penulis e-mail, maupun comment terhadap posting ini. Bagi anda yang belum memiliki compiler Turbo Pascal For Windows 1.5, anda dapat mendownloadnya di http://community.borland.com/article/0,1410,20803,00.html . Baiklah, selamat mencoba.
(Seluruh script yang terdapat pada artikel ini bebas untuk digunakan, disalin, dimodifikasi, maupun disebarluaskan selama tidak disalahgunakan untuk kejahatan.)
Program DiskriminanPersamaanKuadrat
Masih ingatkah anda terhadap pelajaran Diskriminan Pe…

"Program Login" Menggunakan Pascal

Setelah lama ga ketemu Pascal. Penulis iseng-iseng nyobain untuk ngoprek-ngoprek lagi program Pascal. Dan sesuai dugaan, banyak materi dan kode-kode yang penulis udah lupa dari pascal :p
Kali ini penulis nyoba bikin program (tepatnya sebagian kecil program :p) untuk sistem login. Ya, cuma program iseng-iseng aja sih, ga memiliki nilai guna pada dasarnya, tapi lumayan buat yang masih baru-baru mau mencoba pemrograman Pascal :)
Prinsip kerja program ini simple (seperti sistem login pada umumnya, namun dengan keamanan yang sangat rendah, maklum amatir ^^v). Pertama, pengguna menginputkan data username dan passwordnya, lalu program akan memverifikasikannya, jika benar maka pengguna akan dibawa ke layar berikutnya. Namun jika salah, maka pengguna memiliki kesempatan 2 kali untuk mengulang menginputkan datanya.

My Third Java Program: "Program Menghitung IP Mahasiswa"

Masih berkutat di dunia Java. Kali ini penulis mencoba bereksperimen dengan JTable. Setelah 2-3 hari pusing ngutak-atik JTable (maklum masih newbie ^_^), nyari-nyari cara buat meng-inputkan data ke dalam tabel itu, akhirnya dapet juga petuah dari orang yang udah mahir Java di forum DIC (dreamincode.net).
Here's a sneak peek at the program :)